Kehadiran Prof. Euis Amalia bukan tanpa alasan. Perhelatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Lebaran UMKM sekaligus perayaan hari jadi ke-6 Gerai Lengkong, ruang usaha yang telah menjadi rumah bagi ratusan pelaku UMKM Tangerang Selatan untuk memasarkan produk mereka secara langsung kepada konsumen. Acara yang digagas oleh Dr. Hj. Lista Hurustiati, S.H., M.H., selaku pendiri Gerai Lengkong, ini mengusung tema besar “Berdaya, Bertumbuh, dan Menginspirasi”, mencerminkan perjalanan panjang UMKM binaan Gerai Lengkong dari sekadar lapak kecil menjadi ekosistem usaha yang mandiri.
Dalam sesinya, Prof. Euis Amalia menekankan bahwa literasi keuangan syariah dan kepemilikan sertifikasi halal bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan mendasar bagi pelaku UMKM yang ingin naik kelas. Perbankan syariah, menurutnya, dapat menjadi jembatan pembiayaan yang lebih adil dan berorientasi pada keberkahan usaha, sementara sertifikasi halal membuka akses pasar yang jauh lebih luas, baik di dalam maupun luar negeri. Materi ini disampaikan dalam format talkshow interaktif bertajuk “Kiat UMKM Naik Kelas”, yang turut menghadirkan tokoh publik Ratih Sanggarwati sebagai narasumber pendamping.
Perayaan hari jadi Gerai Lengkong yang keenam ini diikuti oleh sekitar 250 pelaku UMKM dari berbagai komunitas di Tangerang Selatan, mulai dari komunitas perempuan, komunitas disabilitas, hingga komunitas seni dan budaya. Rangkaian kegiatan dibuka dengan pertunjukan budaya Betawi, Palang Pintu, serta pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas enam tahun perjalanan Gerai Lengkong. Suasana kian semarak dengan tarian Kembang Kincir, alunan angklung Giri Swara, lomba tumpeng kreatif, fashion show kebaya, hingga lomba belanja kilat produk UMKM.
“Gerai Lengkong diharapkan semakin besar dan menjadi rumah yang hangat bagi para penggiat UMKM di Kota Tangerang Selatan.”
Dr. Hj. Lista Hurustiati, S.H., M.H. — Pendiri Gerai LengkongAcara ini turut dihadiri jajaran pemerintahan dan tokoh masyarakat, mencerminkan dukungan lintas sektor terhadap pemberdayaan UMKM di Tangerang Selatan. Pemerintah Kota Tangsel diwakili oleh Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Heru Agus Santoso, yang menyampaikan bahwa perayaan Lebaran UMKM sekaligus hari jadi Gerai Lengkong memberikan inspirasi besar bagi para pelaku usaha kecil dan menengah di wilayahnya. Hadir pula perwakilan Kementerian UMKM, perwakilan Pemerintah Provinsi Banten, Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan, unsur kepolisian, anggota DPRD Tangsel, Ketua Umum KICI Ratih Sanggarwati, perwakilan Badan Pelaksana Prakarsa Strategis Nasional (Taskin), serta musisi sekaligus penggiat sosial Dik Doank.
Kehadiran Prof. Euis Amalia dalam forum ini menegaskan posisi akademisi ekonomi syariah sebagai jembatan antara teori dan praktik di lapangan. Materi perbankan syariah dan halal yang ia sampaikan tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi pelengkap dari semangat kolaboratif yang dibangun Gerai Lengkong bersama pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas — sebuah model pentahelix yang menempatkan literasi syariah sebagai salah satu pilar penting dalam mendorong UMKM naik kelas.
Bagi Prof. Euis Amalia, momentum Lebaran UMKM di Gerai Lengkong menjadi pengingat bahwa penguatan ekonomi umat tidak cukup hanya dengan semangat, tetapi juga literasi dan akses pembiayaan yang tepat. Dengan pendekatan berbasis nilai syariah, ia berharap semakin banyak pelaku UMKM yang tidak hanya bertahan, tetapi juga bertumbuh secara berkelanjutan dan menginspirasi lingkungan sekitarnya — sejalan dengan tema besar yang diusung pada perayaan tahun ini.
Notifications