Prof. Dr. Euis Amalia Online

Akselerasi UIN Jakarta: Menuju World Class Islamic Sustainability University

JAKARTA – Di penghujung tahun 2025, diskursus mengenai masa depan pendidikan tinggi Islam di Indonesia mendapat suntikan momentum baru. Melalui Rapat Sidang Senat Terbuka yang digelar pada 30 Desember 2025, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menegaskan posisinya dalam peta persaingan global.

Rapat Senat Terbuka UIN Jakarta

Prof. Dr. Euis Amalia, Guru Besar UIN Jakarta sekaligus anggota Senat perwakilan Komisi Pendidikan dan Pengajaran (Dikjar), menyampaikan catatan strategis yang menjadi kompas bagi arah institusi ke depan. Fokus utamanya jelas: Internasionalisasi dan transformasi menuju Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH).

Transformasi Berbasis Keberlanjutan

Dalam pandangan Prof. Euis, capaian UIN Jakarta saat ini telah berada pada jalur yang tepat (on the right track). Namun, beliau memberikan catatan kritis mengenai pentingnya area of improvement. “Capaian yang sangat baik namun juga ada area of improvement yang perlu ditingkatkan untuk akselerasi menuju UIN sebagai World Class Islamic Sustainability University,” tegasnya.

Diksi Sustainability University yang diusung bukan sekadar tren, melainkan sebuah tanggung jawab teologis dan akademis. Ini menandakan bahwa UIN Jakarta tidak hanya mengejar peringkat dunia, tetapi juga memastikan bahwa seluruh output riset dan pengajarannya memiliki dampak nyata terhadap keberlanjutan lingkungan dan keadilan sosial—dua pilar utama dalam ekonomi syariah.

Harmonisasi Teori dan Praktik

Sebagai pakar ekonomi syariah, Prof. Euis memberikan contoh nyata bagaimana peran akademisi harus melampaui batas ruang kelas. Hal ini terlihat dari aktivitasnya yang berlanjut pada Rapat Dewan Pengawas Syariah (DPS) di PT Jamkrida Jakarta pada hari yang sama.

Ada korelasi kuat antara transformasi kampus menuju PTNBH dengan dinamika di industri keuangan syariah. Kemandirian kampus (PTNBH) menuntut SDM yang tidak hanya cakap secara teori, tetapi juga tangkas menghadapi tantangan riil di lembaga keuangan seperti Jamkrida. Sinergi ini adalah kunci agar akselerasi yang dimaksud bukan sekadar administratif, melainkan substantif.

Menjawab Tantangan Global

Langkah UIN Jakarta menuju World Class University di tengah proses transisi PTNBH memang penuh tantangan. Namun, dengan adanya pengawalan ketat dari Senat—khususnya dari sisi kurikulum dan pengajaran—kita melihat adanya optimisme bahwa integrasi keilmuan Islam dan sains modern akan menjadi nilai tawar unik (USP) Indonesia di mata internasional.

Catatan akhir tahun dari Prof. Euis Amalia ini adalah pengingat bagi seluruh stakeholder pendidikan tinggi: bahwa untuk menjadi berkelas dunia, kita harus memulai dengan perbaikan internal yang berkelanjutan dan konektivitas yang kuat dengan sektor riil.

Leave a Reply

0

Subtotal