Prof. Dr. Euis Amalia Online

Artikelku

Antara Kebebasan dan Kerentanan: Membedah Wajah Ganda Gig Economy di Indonesia

Dunia kerja kita sedang mengalami pergeseran tektonik. Jika dulu kesuksesan diukur dari meja kantor yang tetap dan jaminan pensiun, hari ini 47 juta orang Indonesia menggantungkan hidup pada ketukan layar ponsel. Inilah era gig economy—sebuah lanskap ekonomi di mana pengemudi ojek online, influencer, pembuat konten, hingga tenaga pemasar digital menjadi tulang punggung baru pasar tenaga […]

Antara Kebebasan dan Kerentanan: Membedah Wajah Ganda Gig Economy di Indonesia Read More »

Menakar “Gig Trap” di Puncak Bonus Demografi: Catatan atas Pemikiran Prof. Euis Amalia

Dalam opininya di harian Republika bertajuk “Gig Economy, Berkah atau Jebakan bagi 47 Juta Pekerja Indonesia?”, Prof. Dr. Euis Amalia melontarkan alarm keras bagi arah pembangunan ekonomi nasional. Sebagai Guru Besar Ekonomi Syariah, kegelisahan beliau bukan tanpa alasan. Beliau memotret realitas pahit di balik gemerlap layar aplikasi: sebuah sistem yang tumbuh 14% secara tahunan, namun

Menakar “Gig Trap” di Puncak Bonus Demografi: Catatan atas Pemikiran Prof. Euis Amalia Read More »

The Blueprint of Meaningful Success: Melampaui Ambisi, Menuju Keberkahan

The Blueprint of Meaningful Success: Melampaui Ambisi, Menuju Keberkahan

Di tengah obsesi dunia pada pencapaian instan dan hustle culture yang melelahkan, kita sering lupa bertanya: Apakah sukses yang kita kejar benar-benar akan mendatangkan ketenangan? Prof. Dr. Euis Amalia, M.Ag, Guru Besar UIN Jakarta, menawarkan perspektif yang mencerahkan dalam memaknai produktivitas. Beliau tidak hanya bicara tentang kerja keras, melainkan tentang sebuah arsitektur hidup yang seimbang

The Blueprint of Meaningful Success: Melampaui Ambisi, Menuju Keberkahan Read More »

Zakat: Bukan Sekadar Derma, Tapi “Bensin” Utama Ekonomi Umat

Zakat is far more than a religious ritual; it is a strategic economic instrument that serves as a powerful engine for wealth redistribution to bridge the social divide. With a potential reaching Rp327 trillion, optimizing zakat is the key to elevating human capital and breaking the cycle of systemic poverty, ensuring that national development relies

Zakat: Bukan Sekadar Derma, Tapi “Bensin” Utama Ekonomi Umat Read More »

70 Tahun Pengabdian Prof. Amin Suma: Belajar Istiqamah dari Sang Guru Kehidupan

Oleh: Prof. Dr. Euis Amalia, M.Ag Sabtu, 17 Januari 2026, menjadi hari yang sangat istimewa. Hari itu, saya berkesempatan menghadiri Tasyakuran 70 Tahun Mengabdi Prof. Dr. H.M. Amin Suma, sekaligus peluncuran karya terbaru beliau yang luar biasa: Filsafat Jalan Lurus dan Tafsir Mukallamah. Dengan hadirnya dua buku ini, total karya yang telah beliau lahirkan kini

70 Tahun Pengabdian Prof. Amin Suma: Belajar Istiqamah dari Sang Guru Kehidupan Read More »

Akselerasi UIN Jakarta: Menuju World Class Islamic Sustainability University

JAKARTA – Di penghujung tahun 2025, diskursus mengenai masa depan pendidikan tinggi Islam di Indonesia mendapat suntikan momentum baru. Melalui Rapat Sidang Senat Terbuka yang digelar pada 30 Desember 2025, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menegaskan posisinya dalam peta persaingan global. Prof. Dr. Euis Amalia, Guru Besar UIN Jakarta sekaligus anggota Senat perwakilan Komisi Pendidikan dan

Akselerasi UIN Jakarta: Menuju World Class Islamic Sustainability University Read More »

Memperkuat Ekonomi Riil: Visi Prof. Euis Amalia dalam Transformasi Wakaf Produktif

Memperkuat Ekonomi Riil: Visi Prof. Euis Amalia dalam Transformasi Wakaf Produktif

JAKARTA – Di tengah tantangan ekonomi global yang semakin dinamis, penguatan sektor riil berbasis instrumen syariah menjadi krusial. Guru Besar Ekonomi Syariah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Euis Amalia, M.Ag., secara konsisten menekankan bahwa kunci ketahanan ekonomi nasional terletak pada optimalisasi dana sosial Islam, khususnya wakaf produktif. Dalam berbagai kesempatan akademis sepanjang tahun 2025,

Memperkuat Ekonomi Riil: Visi Prof. Euis Amalia dalam Transformasi Wakaf Produktif Read More »

Zakat Bukan Sekadar ‘Ambulan’ Ekonomi: Menggugat Kegagalan Distribusi Kekayaan Nasional

Selama ini, zakat sering kali diposisikan tak ubahnya sebuah ‘ambulan’ ekonomi: ia baru dipanggil ketika kemiskinan sudah dalam keadaan darurat, atau sekadar menjadi pemadam kebakaran atas kegagalan sistem pasar dalam menyejahterakan rakyat. Paradigma karitatif ini telah mengerdilkan potensi zakat sebagai pilar strategis pembangunan nasional. Sudah saatnya kita menggugat pola pikir ini dan menempatkan zakat sebagai

Zakat Bukan Sekadar ‘Ambulan’ Ekonomi: Menggugat Kegagalan Distribusi Kekayaan Nasional Read More »

Belajar dari Qatar: Mungkinkah Zakat Mewujudkan Negara Tanpa Miskin di Indonesia?

Pekan lalu, sebuah narasi menarik muncul dari Prof. Dr. Hj. Euis Amalia, MA saat memberikan kuliah dhuha di Masjid Agung Sunda Kelapa. Beliau menceritakan pengalamannya berkunjung ke Qatar, salah satu negara terkaya di dunia, di mana pemandangan kemiskinan adalah sebuah kelangkaan yang ekstrem. “Sulit mencari orang miskin di sana,” tuturnya. Kalimat ini memicu pertanyaan mendasar

Belajar dari Qatar: Mungkinkah Zakat Mewujudkan Negara Tanpa Miskin di Indonesia? Read More »

Ekonomi Syariah di Tangan Perempuan: Menenun Kesejahteraan, Memperkokoh Peradaban

Dalam diskursus ekonomi global, narasi syariah sering kali terjebak dalam menara gading perbankan makro atau kerumitan instrumen sukuk. Namun, jika kita bersedia menunduk sedikit ke akar rumput, wajah asli ekonomi Islam sesungguhnya terpancar dari ketelatenan jemari kaum perempuan. Seperti yang ditegaskan Prof. Dr. Euis Amalia dalam sebuah diskusi mendalam baru-baru ini: memberdayakan satu perempuan bukan

Ekonomi Syariah di Tangan Perempuan: Menenun Kesejahteraan, Memperkokoh Peradaban Read More »

0

Subtotal