Prof. Dr. Euis Amalia Online

Prof. Euis Amalia Minta Generasi Muda Jadi Penggerak Bank Syariah di Seminar AEC 11 Institut Asy-Syukriyyah

Tangerang, 02 November 2025 – Prof. Dr. Hj. Euis Amalia, M.Ag., Guru Besar Bidang Ekonomi Islam dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menegaskan peran vital generasi muda dan lembaga keuangan mikro syariah (BPRS) dalam penguatan ekosistem Ekonomi Syariah nasional. Pernyataan ini disampaikan dalam Seminar AEC 11 (Asy-Syukriyyah Economist Club) yang diselenggarakan di Kampus Institut Asy-Syukriyyah.

Aec

Seminar yang berlangsung pada Minggu pagi, 02 November 2025, ini merupakan inisiatif kolaboratif antara FOSSEI, EKSIS, dan Institut Asy-Syukriyyah, yang bertujuan mengedukasi mahasiswa dan pegiat ekonomi syariah di Jabodetabek.

Menjembatani Akademisi dan Praktisi

Dalam paparannya, Prof. Euis Amalia menyoroti bagaimana pendidikan tinggi harus menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki kepekaan etis dan praktis sesuai prinsip Ekonomi Islam. Beliau menekankan bahwa kemajuan sektor riil sangat bergantung pada dukungan lembaga keuangan syariah, termasuk Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS).

“Mahasiswa saat ini adalah arsitek masa depan ekonomi syariah. Mereka harus berani mengambil peran, baik sebagai akademisi, regulator, maupun praktisi. Khususnya dalam konteks BPRS, peran BPRS yang dekat dengan UMKM dan ekonomi kerakyatan harus menjadi lahan pengabdian bagi para ekonom syariah muda untuk mewujudkan keadilan distributif,” ujar Prof. Euis.

Kolaborasi Pakar Tiga Bidang

Seminar AEC 11 ini menampilkan panel pembicara yang solid dari berbagai pilar, dipandu oleh Indriyani, S.E.Sy. (Direktur Utama BPR Amara Madina Sejahtera) sebagai moderator. Pembicara lainnya yang turut memperkaya diskusi adalah:

  1. Dr. Evan Hamzah Muchtar, M.E.Sy. (Rektor Institut Asy-Syukriyyah), yang menyampaikan visi kampus dalam mencetak ulil albab yang unggul di bidang Ekonomi Syariah.

  2. Dr. H. Irwan Maulana, Lc., M.Si. (Kaprodi Perbankan Syariah Institut Asy-Syukriyyah), yang memaparkan tantangan dan peluang di industri perbankan syariah di era digital.

Melalui seminar ini, Institut Asy-Syukriyyah bersama FOSSEI dan EKSIS menunjukkan komitmennya dalam memperkuat literasi dan praktik Ekonomi Syariah di kalangan generasi milenial dan Gen Z, yang merupakan masa depan keuangan Islam di Indonesia.

Leave a Reply

0

Subtotal