Pada tanggal 17-18 Februari 2024, Universitas Islam Negeri (UIN) mengadakan acara bertajuk “Penguatan Kapasitas UIN untuk Visi Humanisme, Green, dan Internasionalisasi dalam Bingkai Keilmuan, Keislaman, dan Keindonesiaan”. Acara ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas UIN dalam mencapai visi humanisme, keberlanjutan lingkungan (green), dan internasionalisasi.
Acara ini dihadiri oleh berbagai narasumber terkemuka, termasuk Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Dr. Adiwijaya, Rektor Telkom University, Prof. Kamaruddin Amin, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, dan Prof. Dr. Euis Amalia, Guru Besar UIN Jakarta. Selain itu, motivator terkenal James Gwee juga memberikan pencerahan dengan menekankan pentingnya Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran (VMTS) yang harus jelas, tajam, dan konsisten.
Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, yang baru saja dilantik sebagai Kepala BKN pada Januari 2025, berbicara tentang pentingnya reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas layanan publik. Sementara itu, Prof. Dr. Adiwijaya dari Telkom University menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi dalam mencapai visi internasionalisasi. Prof. Kamaruddin Amin dari Kementerian Agama menyoroti peran penting perguruan tinggi Islam dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Prof. Dr. Euis Amalia, yang dikenal sebagai pakar ekonomi syariah dan pemerhati gender, memberikan pandangan mendalam tentang pentingnya digitalisasi dalam ekonomi syariah.
James Gwee, yang dikenal sebagai motivator favorit di Indonesia, memberikan motivasi kepada peserta dengan menekankan bahwa VMTS harus jelas, tajam, dan konsisten untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Acara ini diharapkan dapat memberikan pencerahan dan strategi inovatif bagi UIN dalam mencapai visi humanisme, keberlanjutan lingkungan, dan internasionalisasi, serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam kehidupan masyarakat.