Prof. Dr. Euis Amalia Online

Prof. Euis Amalia Hadiri Silaknas MN KAHMI 2025: Seruan untuk Swasembada dan Hilirisasi Pangan Nasional

Jakarta, 10 Juli 2025 — Guru Besar Ekonomi Syariah UIN Syarif Hidayatullah, Prof. Dr. Euis Amalia, turut menghadiri pembukaan Silaturahmi Nasional (Silaknas) Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) 2025 yang digelar di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta. Acara ini menjadi ajang konsolidasi nasional alumni HMI untuk memperkuat kontribusi terhadap pembangunan bangsa, khususnya dalam sektor pangan dan energi.

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, @euisamalia_2019, Prof. Euis membagikan momen pertemuannya dengan para senior kabinet yang juga merupakan bagian dari KAHMI. Ia menyoroti pentingnya ceramah Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, yang menekankan urgensi hilirisasi sektor pangan sebagai fondasi transformasi ekonomi nasional.

“Saatnya kita menanam untuk swasembada pangan. Ketahanan pangan adalah fundamental transformasi ekonomi nasional, juga untuk ketahanan nasional dan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” tulis Prof. Euis.

Menteri Pertanian dalam sambutannya menyampaikan bahwa Indonesia harus menghentikan ekspor bahan mentah dan mulai fokus pada pengolahan komoditas strategis seperti tebu, kelapa, dan kopi. Hilirisasi dinilai mampu meningkatkan nilai tambah produk, memperluas lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan PDB serta daya saing ekonomi nasional.

Rakornas dan Silaknas MN KAHMI 2025 mengangkat tema “Wujudkan Ketahanan dan Kemandirian Energi dan Pangan untuk Kesejahteraan Rakyat”, sejalan dengan agenda Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Forum ini dihadiri lebih dari 1.300 peserta dari berbagai elemen bangsa, termasuk eksekutif, legislatif, yudikatif, dan pengurus KAHMI dari dalam dan luar negeri.

Prof. Euis juga menekankan bahwa transformasi ekonomi tidak hanya soal angka, tetapi menyangkut kesejahteraan masyarakat secara luas. Ia mendukung penuh upaya hilirisasi sebagai jalan menuju swasembada pangan dan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.

Leave a Reply

0

Subtotal