Pendidikan punya peran penting banget buat bikin Sumber Daya Manusia (SDM) yang jago, apalagi di bidang ekonomi Islam. Tapi, di Indonesia, ada masalah nih, yaitu kesenjangan antara pendidikan dan kebutuhan SDM ekonomi Islam yang berkualitas.
Kenapa Sih Banyak yang Pilih Kuliah di Luar Negeri?
Salah satu cara yang sering dipilih adalah kuliah di luar negeri. Dengan kuliah di luar negeri, mahasiswa bisa dapat ilmu yang lebih luas, kurikulum yang lebih kekinian, dan kenalan sama orang-orang dari berbagai negara. Pemerintah juga mendukung ini dengan ngasih beasiswa kayak LPDP.
Kata Prof. Dr. Euis Amalia, M.Ag., Guru Besar UIN Jakarta dan Ketua Bidang Pendidikan DPP IAEIm kuliah di luar negeri itu investasi buat ningkatin kualitas SDM Indonesia. Mahasiswa yang kuliah di luar negeri bisa belajar banyak hal, mulai dari cara belajar, etos kerja, sampai budaya kerja yang lebih kompetitif. Harapannya, mereka bisa bawa pulang ilmu dan pengalaman itu buat ngembangin ekonomi Islam di Indonesia.

Masalahnya, Kok Banyak yang Enggak Mau Balik?
Sayangnya, banyak lulusan luar negeri yang betah di sana. Ada beberapa alasan kenapa mereka enggak mau balik:
- Lapangan kerja yang sesuai susah dicari: Banyak yang merasa enggak ada pekerjaan di Indonesia yang cocok sama keahlian mereka.
- Fasilitas riset terbatas: Fasilitas buat penelitian di Indonesia masih kurang lengkap.
- Lingkungan kerja kurang mendukung: Lingkungan kerja di luar negeri dianggap lebih kondusif buat berinovasi.
Terus, Gimana Dong Solusinya?
Prof. Euis Amalia punya ide, yaitu bikin sistem kontrak buat penerima beasiswa. Jadi, mereka wajib balik ke Indonesia dan kerja di sini selama beberapa waktu. Kalau mau kerja di luar negeri buat nambah pengalaman, boleh aja, tapi harus tetap sesuai kontrak.
Selain itu, ada beberapa cara lain yang bisa dilakukan:
- Bikin tempat riset yang keren: Pemerintah perlu ngasih dana riset yang cukup dan kerja sama sama institusi internasional.
- Buka banyak lowongan kerja yang oke: Pemerintah dan perusahaan swasta harus bikin lebih banyak lapangan kerja yang sesuai sama keahlian lulusan luar negeri.
- Kasih hadiah buat yang mau balik: Misalnya, keringanan pajak atau fasilitas khusus buat yang mau balik dan kerja di Indonesia.
- Bikin kerja sama antara kampus dan perusahaan: Biar ilmu yang dipelajari di kampus bisa langsung dipakai di dunia kerja.
Kesimpulan
Masalah kesenjangan antara pendidikan dan SDM ekonomi Islam memang harus segera diatasi. Kuliah di luar negeri itu peluang bagus buat ningkatin kualitas SDM, tapi kita juga harus punya cara buat memastikan mereka mau balik dan ngabdi di Indonesia. Dengan bikin lingkungan yang mendukung, nyediain peluang kerja yang bagus, dan bikin kontrak yang jelas, kita bisa bikin SDM ekonomi Islam di Indonesia makin maju dan bisa mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 (admin)