Prof. Dr. Euis Amalia Online

Transformasi Ekonomi melalui Hilirisasi Pangan Halal

Oleh Prof. Dr. Euis Amalia

Transformasi ekonomi nasional tidak cukup dipahami sebagai peningkatan pertumbuhan semata, melainkan sebagai proses strategis untuk memperkuat struktur ekonomi dan ketahanan bangsa dalam jangka panjang. Dalam konteks global yang ditandai oleh disrupsi rantai pasok, kompetisi industri, dan geopolitik pangan, negara yang gagal menguasai sektor hilir akan terus terjebak sebagai pemasok bahan mentah dengan nilai tambah rendah. Indonesia tidak terkecuali dalam tantangan ini.

Transformasi Ekonomi melalui Hilirisasi Pangan Halal

Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki keunggulan demografis dan kultural yang kuat dalam pengembangan industri halal, khususnya sektor pangan. Namun ironisnya, potensi besar tersebut belum sepenuhnya terkonversi menjadi keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Hilirisasi pangan halal masih menghadapi persoalan mendasar, mulai dari lemahnya integrasi rantai nilai, rendahnya daya saing industri, fragmentasi kebijakan, hingga keterbatasan kapasitas pelaku usaha, terutama UMKM.

Kondisi ini menunjukkan bahwa hilirisasi pangan halal tidak dapat diperlakukan semata sebagai agenda sektoral, tetapi harus diposisikan sebagai bagian dari strategi transformasi ekonomi nasional dan penguatan ketahanan nasional. Dalam perspektif astagatra, ketahanan ekonomi memiliki keterkaitan langsung dengan dimensi sosial, politik, dan budaya, sehingga kegagalan membangun industri halal yang kompetitif berimplikasi pada melemahnya posisi Indonesia dalam percaturan ekonomi global.

Berdasarkan realitas tersebut, penelitian ini mengkaji percepatan transformasi ekonomi melalui penguatan daya saing hilirisasi pangan halal dengan menggunakan pendekatan integrasi rantai nilai, teori daya saing industri, serta perspektif ketahanan nasional astagatra. Studi ini tidak hanya memetakan persoalan struktural yang menghambat daya saing, tetapi juga merumuskan strategi nasional yang terintegrasi untuk mendorong industri pangan halal sebagai instrumen transformasi ekonomi sekaligus fondasi ketahanan nasional Indonesia.

Selengkapnya klik DISINI

Leave a Reply

0

Subtotal