Prof. Dr. Euis Amalia Online

Artikelku

Zakat: Bukan Sekadar Derma, Tapi “Bensin” Utama Ekonomi Umat

Zakat is far more than a religious ritual; it is a strategic economic instrument that serves as a powerful engine for wealth redistribution to bridge the social divide. With a potential reaching Rp327 trillion, optimizing zakat is the key to elevating human capital and breaking the cycle of systemic poverty, ensuring that national development relies […]

Zakat: Bukan Sekadar Derma, Tapi “Bensin” Utama Ekonomi Umat Read More »

70 Tahun Pengabdian Prof. Amin Suma: Belajar Istiqamah dari Sang Guru Kehidupan

Oleh: Prof. Dr. Euis Amalia, M.Ag Sabtu, 17 Januari 2026, menjadi hari yang sangat istimewa. Hari itu, saya berkesempatan menghadiri Tasyakuran 70 Tahun Mengabdi Prof. Dr. H.M. Amin Suma, sekaligus peluncuran karya terbaru beliau yang luar biasa: Filsafat Jalan Lurus dan Tafsir Mukallamah. Dengan hadirnya dua buku ini, total karya yang telah beliau lahirkan kini

70 Tahun Pengabdian Prof. Amin Suma: Belajar Istiqamah dari Sang Guru Kehidupan Read More »

Akselerasi UIN Jakarta: Menuju World Class Islamic Sustainability University

JAKARTA – Di penghujung tahun 2025, diskursus mengenai masa depan pendidikan tinggi Islam di Indonesia mendapat suntikan momentum baru. Melalui Rapat Sidang Senat Terbuka yang digelar pada 30 Desember 2025, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menegaskan posisinya dalam peta persaingan global. Prof. Dr. Euis Amalia, Guru Besar UIN Jakarta sekaligus anggota Senat perwakilan Komisi Pendidikan dan

Akselerasi UIN Jakarta: Menuju World Class Islamic Sustainability University Read More »

Memperkuat Ekonomi Riil: Visi Prof. Euis Amalia dalam Transformasi Wakaf Produktif

Memperkuat Ekonomi Riil: Visi Prof. Euis Amalia dalam Transformasi Wakaf Produktif

JAKARTA – Di tengah tantangan ekonomi global yang semakin dinamis, penguatan sektor riil berbasis instrumen syariah menjadi krusial. Guru Besar Ekonomi Syariah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Euis Amalia, M.Ag., secara konsisten menekankan bahwa kunci ketahanan ekonomi nasional terletak pada optimalisasi dana sosial Islam, khususnya wakaf produktif. Dalam berbagai kesempatan akademis sepanjang tahun 2025,

Memperkuat Ekonomi Riil: Visi Prof. Euis Amalia dalam Transformasi Wakaf Produktif Read More »

Zakat Bukan Sekadar ‘Ambulan’ Ekonomi: Menggugat Kegagalan Distribusi Kekayaan Nasional

Selama ini, zakat sering kali diposisikan tak ubahnya sebuah ‘ambulan’ ekonomi: ia baru dipanggil ketika kemiskinan sudah dalam keadaan darurat, atau sekadar menjadi pemadam kebakaran atas kegagalan sistem pasar dalam menyejahterakan rakyat. Paradigma karitatif ini telah mengerdilkan potensi zakat sebagai pilar strategis pembangunan nasional. Sudah saatnya kita menggugat pola pikir ini dan menempatkan zakat sebagai

Zakat Bukan Sekadar ‘Ambulan’ Ekonomi: Menggugat Kegagalan Distribusi Kekayaan Nasional Read More »

Belajar dari Qatar: Mungkinkah Zakat Mewujudkan Negara Tanpa Miskin di Indonesia?

Pekan lalu, sebuah narasi menarik muncul dari Prof. Dr. Hj. Euis Amalia, MA saat memberikan kuliah dhuha di Masjid Agung Sunda Kelapa. Beliau menceritakan pengalamannya berkunjung ke Qatar, salah satu negara terkaya di dunia, di mana pemandangan kemiskinan adalah sebuah kelangkaan yang ekstrem. “Sulit mencari orang miskin di sana,” tuturnya. Kalimat ini memicu pertanyaan mendasar

Belajar dari Qatar: Mungkinkah Zakat Mewujudkan Negara Tanpa Miskin di Indonesia? Read More »

Ekonomi Syariah di Tangan Perempuan: Menenun Kesejahteraan, Memperkokoh Peradaban

Dalam diskursus ekonomi global, narasi syariah sering kali terjebak dalam menara gading perbankan makro atau kerumitan instrumen sukuk. Namun, jika kita bersedia menunduk sedikit ke akar rumput, wajah asli ekonomi Islam sesungguhnya terpancar dari ketelatenan jemari kaum perempuan. Seperti yang ditegaskan Prof. Dr. Euis Amalia dalam sebuah diskusi mendalam baru-baru ini: memberdayakan satu perempuan bukan

Ekonomi Syariah di Tangan Perempuan: Menenun Kesejahteraan, Memperkokoh Peradaban Read More »

Indonesia Menuju Episentrum Ekonomi Halal Dunia: Bukan Lagi Pasar, Tapi Produsen Utama

Selama puluhan tahun, Indonesia dipandang dunia hanya sebagai pangsa pasar konsumen muslim terbesar. Namun, paradigma ini harus segera kita geser. Mengacu pada gagasan Profesor Euis Amalia, Guru Besar UIN Jakarta, sudah saatnya Indonesia melakukan transformasi fundamental: dari sekadar “pembeli” menjadi “pemain utama” yang mengorkestrasi rantai pasok halal global. Reorientasi: Halal sebagai Gaya Hidup Modern Kita

Indonesia Menuju Episentrum Ekonomi Halal Dunia: Bukan Lagi Pasar, Tapi Produsen Utama Read More »

Mempercepat Realisasi Rp327 T: Solusi Prof. Euis Amalia untuk Zakat Produktif

Potensi zakat sebagai pilar strategis pembangunan ekonomi nasional kembali menjadi sorotan dalam The 9th International Conference on Zakat (ICONZ) yang diselenggarakan oleh BAZNAS. Dalam sesi pleno konferensi tersebut, Prof. Dr. Euis Amalia, M.Ag., Guru Besar Ekonomi Islam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menegaskan bahwa Indonesia sesungguhnya memiliki kekuatan ekonomi sosial yang sangat besar melalui zakat. Angkanya

Mempercepat Realisasi Rp327 T: Solusi Prof. Euis Amalia untuk Zakat Produktif Read More »

Menolak Generasi Gading: Bagaimana Ilmu Ekonomi Syariah Harus Berwujud BMT, Bukan Sekadar Tesis.

Menantang Mitos Ilmu di Menara Gading Dalam lingkungan intelektual, kita seringkali mengenal konsep “Menara Gading.” Sebuah ruang ideal di mana ilmu pengetahuan diolah menjadi tesis, jurnal, dan buku tebal, tetapi sayangnya, kerap terputus dari realitas riil dan kebutuhan mendesak masyarakat. Khususnya dalam Ekonomi Syariah, pendekatan ini berbahaya, karena ia mengikis relevansi ilmu yang sejatinya diturunkan

Menolak Generasi Gading: Bagaimana Ilmu Ekonomi Syariah Harus Berwujud BMT, Bukan Sekadar Tesis. Read More »

0

Subtotal